
nyata tak berbentuk...
hanya jiwa terkutuk...
terbengkalai sebuah jiwa di penantian kata suci
mengendalikan segala keluh terucap dan rintih di batin
lalu
akankah semuanya berbalik pada kesucian yang nyata..??
aku tak merasa ataupun terlalu berharap disini
kuhanya bisa menjerit kesakitan
meminta kesucian ku sebagai saripati tanah
kembali... dan menjadi aku
aku mencoba menahan sakit dengan bersujud....
meminta pada sang pencipta ku.
No comments:
Post a Comment