Thursday, September 03, 2009

sumpah ku memaki mu

Memasuki minggu ketiga.. aku tidak mendengar suara tawa dan senyum diwajahnya, hari demi hari dilewatkan dengan pertengkaran yang mungkin akan berakhir di meja hijau, semoga tidak terjadi...
Aku sedikit kecewa pada diri sendiri yang membiarkannya sendiri melewati masa-masa kritis tanpa ada orang yang peduli dan benar2 mengerti akan penderitaannya selama ini. Aku mencaoba terus bertahan dengan segala cacian yang terlontar dari mulutnya dan meyakinkan dirinya bahwa semuanya akan berakhir tanpa ada yang dirugikan satu sama lain.
Malam begitu sepi hanya berteman guling dan selimut penghangat tubuh.. agh aku tidak terbiasa dengan suasana seperti ini. Aku sngat merindukannya dan ingin membisikkan menjelang tertidur...
Ingin memeluknya yang terbaring di sofa ruang tengah kala malam tiba dan membawanya ke kamar.. [sigh] jika kulakukan dia akan marah sangat marah dan mulai dengan pertengkaran hingga seisi rumah pun terbangun bukan hanya itu bahkan satu komplek akan terjaga mendengar perang dunia dirumah ini.
Bukan sekedar kata maaf yang akan terucap dari bibir ini tapi seribu sumpah serapah makian dan pujian bahwa kau benar2 menyayanginya.... hanya dia yang selalu ada dalam mimpiku.
hilang ... ada yang hilang tak tergantikan.. senyum manja dan tawa serta rintihan dimalam hari bahkan suara dengkurnya yang menakutkan, hilang.. hilang...

sumpah ku memaki mu... untuk cepat kembali di pelukanku. Selalu aku merindukanmu ...

=////\\\\=

ps:
Dan tolong nanti di hapus bagian yang ngga penting dari tulisan yang kemarin DC kirim. Mengenai catatan pesbuk itu.. gpp diedit ?

No comments: