Mengikuti sebuah cacatan di sebuah blog. Ternyata yang lebih menarik adalah membaca komentar yang ada dibanding isi dari blog tersebut.
Terkadang sebuah posting dari blog tersebut berisikan tema yang sederhana namun menjadi lebih berisi dengan komentar2 yang muncul dari tema posting tersebut.
Jangankan sebuah posting, status jejaring pertemanan semacam facebook pun lebih menarik membaca komentar dari status seseorang dari pada isi dari status tersebut.
Melihat seperti ini tidak lah heran bila saya selalu bilang bahwa orang lebih suka berkomentar dari pada mebuat sebuah posting yang menarik. Maka tak heran pula banyak orang menjdai komentator.
Namun, terkadang komntar yang ada menjadi sebuah perdebatan atau sebuah wacana baru yang jauh dari tema posting tersebut.. misal pada sebuah posting membicarakan tentang Hukum Islam, namun komntar yang muncul justru mempertanyakan mengapa menganut ajaran Islam.
Asalkan sebuah komntar disertai dengan fakta dan teori yang jelas serta contoh yang kongkrit, maka komntar tersebut berhasil menjadi wacan yang baru.
Dan tidak sedikit pula komntar2 tersebut menjai sebuah debat kusir, yang pada akhirnya tidak ada solusi karena emang bukan solusi hanya pendapat subjektif dari penulis komntar tersebut.
Sejauh perdebatan itu tidak melibatkan SARA dan prinsip si empunya tulisan sah sah aja, orang berkomentar toh tak ada yang melarangnya.
No comments:
Post a Comment